Bagaimana Memulai

Ada beberapa teman yang bertanya pada saya, ibu-ibu yang mulai gak nyaman dengan posisinya sekarang, yang mulai gundah karena meninggalkan anak-anak dirumah dengan pengasuh, yang mulai senewen dengan lalu lintas Jakarta yang makin hari makin macet *padahal sudah ditangan ‘ahli’nya*. Bagaimana sih memulai usaha itu?

Saya kasih tipsnya ya. Tapi sebelumnya maaf, tips ini mah berdasarkan pengalaman saya jualan yang omsetnya tak seberapa, yang dikerjakan disela-sela momong anak, di sela-sela sejam dua jam waktu luang saya ketika anak-anak tidur siang. Jadi jangan harapkan tips-tips berbahasa bak seorang profesional business ya? hehe..

Here there are:

Mulai dari hal yang anda suka

Bisa hobi, bisa bukan. Kalo menurut Safir Senduk, untuk pemula itu sebaiknya dari hobi. Jadi misalnya gak laku, anda suka mengkoleksinya, ngga merasa rugi jadinya :D. Nah kalau saya, memulai dari kesukaan saya hunting-hunting baju buat anak laki-laki saya, jadi kalau ngga laku, bisa dipakai anak saya! Hehe. Otomatis, awal-awal jualan saya adalah baju anak-anak laki-laki. Kalau anda sudah mulai berani terjun jualan, baik onlen maupun offlen, nanti by the time you sell, menemui kesulitan-kesulitan, menemui masalah-masalah, dan tentunya, akhirnya akan menemukan juga, gimana sih selera pasar itu! ahh ini mah panjang kalo dibahas. Ntar aja kali ya.. pokoknya, nomer 1 itu NIAT dan MULAI ACTION. Itu aja udah cukup! Hehe.

Tentukan budget

Tentukan budget untuk kulakan. Targetnya, dengan budget yang minim, anda bisa menjual banyak barang. Kalo saya dulu, awal kulakan target 2juta, trus karena omset lumayan, nambah 2 juta lagi. Jadi total 4juta.

Cari produsen/supplier/distributor tangan pertama

Produsen suatu produk? Anda bisa memulainya di sekeliling rumah. Adakah sentra produksi? Misalnya: konveksi, pembuatan sepatu, atau makanan kecil.

Kalau di sekeliling rumah tidak ada, bisa mulai dengan menjual barang-barang yang sudah dikenal merknya. Apalagi barang branded dengan harga murah. Dijamin diserbu Ibu-Ibu hehe. Tapi, jangan lupa ya, sesuaikan budget untuk memulainya. Program-program reseller produk yang banyak bertebaran di internet bagus juga untuk diikuti. Banyak produsen yang mematok paket usaha mulai Rp 500.000, anda sudah dapat katalog lengkap.

Fokus usaha

Sebaiknya, dari awal fokuskan usaha anda. Jika target awal anda baju anak-anak, fokuslah disitu, jangan lirik-lirik program reseller baju muslim yang sebenernya Anda yang pengen memakainya hehe. Ini pengalaman pribadi, saya pernah menjual secara bersamaan di ArdaniCollections, menjual baju bayi, asesoris wanita, dompet wanita dan baju muslim secara bersamaan! hahaha. Yang ada, orang yang berkunjung ke web saya jadi bertanya-tanya, loe mau jualan apa sih mbak? Hehe

Bikin web (untuk yang mau jualan onlen)

Ini kalau anda sudah temukan dan sudah kulakan barang dagangan ya. Bikin aja di penyedia web gratisan macam wordpress *tapi kabarnya yg gratisan dilarang buat jualan*, blogspot, atau multiply *kalo ini support orang jualan malah. Ikuti petunjuk-petunjuk mensettingnya, dan mulailah jualan!

Trus, gimana biar orang tau kalo saya jualan? Ahh next tips yaaa… Saya mau cuci piring dulu niiih hehehe

Advertisements